Tetapi sebelum kita menilai kota Tondano dari sudut pandang zaman sekarang, mari kita melihat kota Tondano dari sudut pandang orang-orang tua kita dahulu. Dari apa yang saya temui, ternyata kota Tondano sudah dari dulu disebut kota mati karena kebiasaan orang Tondano yang hidup secukupnya. dalam artian orang-orang Tondano tidak menginginkan kekayaan yang lebih,mencari makan hanya untuk sehari. sehingga dengan hal itu, perkembangan ekonomi orang-orang Tondano dulu tidak begitu besar. tetapi inilah karakteristik orang-orang Tondano.
Saya lebih suka dengan cara hidup orang-orang Tondano zaman dulu,karena ketika kita hidup berkecukupan maka kita akan saling membutuhkan ketika ada masalah dan hal-hal yang tidak dapat kita lakukan sendiri,dari hal ini saya menarik kesimpulan mengapa semangat mapalus orang-orang Tondano pada zaman dulu begitu tinggi.
tetapi yang saya lihat sekarang,apa yang sudah mencari ciri khas orang-orang Tondano zaman dulu mulai terkikis oleh zaman. sekarang ketika ada acara dan butuh pembuatan tenda,tidak terasa lagi kebersamaan mapalus tempo dulu,ketika sekarang ini sudah ada layanan sewa tenda besi. kita tahu bahwa pada zaman dulu untuk membuat tenda kita menggunakan bambu dan terpal. untuk membuatpun membutuhkan banyak orang.
mari kita menjaga apa yang sudah menjadi ciri khas orang Tondano,kita boleh mengikuti perkembangan zaman,tetapi janganlah kita menghilangkan apa yang sudah di bangun dan di pelihara oleh orang tua kita dulu.
